Dunia ini indah Apalagi jika aku punya kendali Maka aku tidak akan pernah mengadakan pagi Karena aku “hidup” di saat senja kian hadir Terlebih ketika dunia menjadi gelap dan menjadi-jadi Aku dapat sekedar hidup Dengan warna-warni lampu kota Terlebih yang kunikmati dari atas sana Entah sendiri ataupun bersama siapa Aku tak perduli Cukup dengan lampu kota Aku sendiri, namun tidak sepi
Jadi pada sikap syukur dan bersabarlah manusia akan bermuara Tuhan Maha Pengarah yang luar biasa Menciptakan kehidupan dengan tanpa satu titik perihal yang tidak terkonsep Semuanya telah jelas Asalkan manusia mau berpikir, sekali lagi Setingannya begitu terarah Memiliki maksud sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan manusia Maka apabila Terdapat manusia yang melampaui dirinya Jangan tanyakan pada Tuhan, dikala ia sedang merasa dunia jauh dari keadilan Tuhan sudah berikan sesuai porsinya sebetulnya Memang manusia saja yang tidak wajar, terkadang Tak apa, Tuhan selalu sudah tahu apa saja yang akan terjadi di depan Tuhan jauh lebih tahu Tidakhanya selangkah sepuluh langkah Karena Dialah yang berwenang kapan akan mengakhiri dunia ini